Posted by : Zulfikar Alfayed
Senin, 29 April 2013
Tag :// England Football
Tentang Robin van Persie yang membawa banyak cerita, dan bagaimana Sagna membuat Arsenal gagal meraih tiga angka.
Robin van Persie yang memang menjadi sorotan utama dalam persiapan menuju pertandingan ini menarik perhatian banyak pihak setiba di Emirates ketika bahkan tanpa ia sendiri sadari, kaki-kakinya hampir saja membawa ia masuk ke ruang ganti yang salah.
Perhatian kepadanya semakin menjadi di atas lapangan. Dimulai dengan keputusannya untuk menjadi pemain terakhir yang masuk ke lapangan sehingga dicap congkak oleh beberapa fans Arsenal, RvP menjadi bahan tertawaan saat umpan tak sempurna yang ia lepaskan berbuah serangan balik yang mampu dikonversi menjadi gol oleh Theo Walcott.
Ditambah pelanggaran yang ia lakukan kepada Per Mertesacker yang belum lama ini membuat pernyataan bahwa para pemain Arsenal akan memilihnya dalam voting Player’s Player of the Year Award, Van Persie yang sudah dimusihi semakin dibenci saja. Puncaknya adalah kala ia mencetak gol penyeimbang dari titik putih.
Dengan hasil imbang ini, Arsenal harus rela turun posisi dengan ancaman turun semakin jauh lagi karena mereka telah memainkan satu pertandingan lebih banyak.
Sejatinya, Arsenal yang sangat membutuhkan tambahan poin bermain sangat meyakinkan sepanjang babak pertama. Walaupun berbau offside, gol cepat yang dicetak oleh Theo Walcott buah dari umpan terobosan matang Tomas Rosicky adalah bukti nyata kepercayaan diri Arsenal. Kepercayaan diri yang semakin tinggi saja setelah unggul cepat.
Setelah gol tersebut, Arsenal terus mendominasi jalannya laga. Sesuatu yang akhirnya berhenti ketika Bacary Sagna dengan ceroboh mengumpan bola ke Van Persie yang akhirnya ia jatuhkan sendiri di kotak terlarang. Gol dari titik putih yang dicetak di menit ke-44 membuat jalannya laga berubah.
Memasuki babak kedua, apa yang Arsenal tunjukkan di babak pertama tak lagi terlihat. Kepercayaan diri yang telah terbangun seolah hancur dengan kesalahan yang mereka buat sendiri. Tak ada gol tambahan yang mampu mereka cetak, pun begitu halnya dengan United. Sesuatu yang disesali sekaligus mungkin saja disyukuri oleh para pemain Arsenal dan pendukung setia mereka.
Susunan pemain
Arsenal: Szczesny, Sagna, Koscielny, Mertesacker, Gibbs, Arteta, Ramsey (Oxlade-Chamberlain 78′), Walcott, Rosicky (Wilshere 62′), Cazorla, Podolski (Gervinho 71′).
Manchester United: De Gea, Rafael (Anderson 73′), Ferdinand, Evans, Evra, Valencia, Carrick, Jones, Nani (Giggs 83′), van Persie, Rooney (Hernández 88′).
Source: http://www.supersoccer.co.id/liga-inggris/arsenal-1-1-manchester-united/
