Tampilkan postingan dengan label Bundesliga. Tampilkan semua postingan


Catatan pertandingan terakhir kedua tim menjadikan pertandingan ini bukan final biasa.
Jupp Heynckes yang sudah berhasil membawa dua trofi utama ke lemari piala Bayern München di musim ini dipastikan memiliki keinginan untuk menutup pertandingan terakhirnya sebagai manager Bayern dengan catatan manis; sebuah kemenangan yang tak hanya membuat Bayern meraih trofi DFB-Pokal, namun juga membuat Hollywood FC menyusul tim sepakbola wanita VfL Wolfsburg yang terlebih dahulu mencatatkan treble di musim ini.
Terlalu banyak berpesta memang menjadi kekhawatiran utama banyak fans Bayern menjelang pertandingan ini, apalagi mereka harus menyaksikan tim mereka bermain tanpa Dante Bonfim dan Luis Gustavo yang memiliki kewajiban untuk membela Tim Nasional Brasil di Piala Konfederasi. Namun, euforia kemenangan di kancah Eropa dan keinginan besar untuk meraih treble diyakini akan memotivasi die Roten.
04 i 1
Sayangnya, mengalahkan VfB Stuttgart tak akan semudah membalikkan telapak tangan. Pasukan Bruno Labbadia telah memenangi delapan dari sembilan pertandingan terakhir mereka di kejuaraan ini, bukti nyata bahwa mereka sangat mengenal karakter DFB-Pokal. Lebih impresifnya lagi, di lima pertandingan terakhir mereka di kompetisi ini, Stuttgart selalu keluar sebagai pemenang di babak pertama dan babak kedua. Catatan yang jelas membuat tim lawan gemetar, tapi mungkin tak begitu adanya dengan Bayern. Sama seperti Stuttgart, Bayern berhasil keluar sebagai pemenang di kedua babak di lima pertandingan terakhir mereka di DFB-Pokal.
Malah, mungkin Stuttgart yang harus takut. Di semua kompetisi, di delapan pertandingan terakhir kedua tim, Bayern selalu keluar sebagai pemenang dan Bayern selalu mencetak dua gol atau lebih. Catatan gol yang sama dengan catatan di 22 dari 26 pertandingan terakhir yang Bayern lakoni di DFB-Pokal. Jika sudah begini, tak salah jika banyak pihak yang menjagokan Bayern.
04 i 2
Tiga nama selain nama-nama yang telah disebutkan sebelumnya dipastikan tak akan ambil bagian di sisi Bayern pada partai pamungkas ini. Mereka adalah Holger Badstuber yang masih berkutat dengan cedera, Toni Kroos yang kebugarannya masih menjadi masalah, dan Emre Can yang sedang bertugas di Israel bersama Tim Nasional Jerman U-21. Di pihak Stuttgart, hanya nama Daniel Didavi saja yang menepi karena cedera.
Prediksi line up
Bayern München: Neuer, Lahm, Buyten, Boateng, Alaba, Martinez, Schweinsteiger, Robben, Müller, Ribery, Mandzukic.
VfB Stuttgart: Ulreich, Sakai, Tasci, Niedermeier, Molinaro, Harnik, Gentner, Boka, Traore, Maxim, Ibisevic.

Source: http://www.supersoccer.co.id/sepakbola-internasional/bayern-munchen-vs-vfb-stuttgart-berpotensi-ketat-dan-hujan-gol/

Bayern Munchen vs VfB Stuttgart: Berpotensi Ketat dan Hujan Gol

Posted by Zulfikar Alfayed
Sabtu, 01 Juni 2013

Empat tim lolos ke Liga Champions, dua tim lolos Europa League, dan dua tim harus langsung terdegradasi.
Kompetisi Bundesliga musim 2012/2013 telah berakhir pada Sabtu (18/5). Bayern Munich memastikan diri sebagai juara pada pekan ke-28 sekaligus mengukir rekor sebagai tim tercepat yang menjuarai Bundesliga.Die Roten bahkan mematahkan rekor mereka sebelumnya saat berhasil menjuarai liga pada pekan ke-30 di musim 1972/1973 dan 2002/2003.
Posisi satu hingga tiga masing-masing ditempati Bayern Munich, Borussia Dortmund, dan Bayern Leverkusen. Secara otomatis ketiga tim ini langsung lolos ke fase grup Liga Champions musim depan. Sementara, Schalke 04 yang pada laga terakhir meraih kemenangan atas Freiburg dengan skor tipis 2-1, menempati posisi keempat klasemen akhir dan harus menjalani Liga Champions dari babak kualifikasi.
Selain empat tim yang mendapatkan jatah untuk bermain di Liga Champions musim depan, masih ada dua tim yang mendapatkan tiket ke Europa League dan dua tim yang harus langsung terdegradasi ke Divisi Dua.
Wakil Bundesliga yang berhasil melangkahkan kaki ke Europa League adalah Freiburg dan Eintracht Frankfurt. Mereka masing-masing menempati posisi lima dan enam di klasemen akhir. Perlu diketahui, Frankfurt merupakan tim yang baru saja mepromosikan diri musim ini.
Dua tim yang harus langsung ‘turun kasta’ ke Divisi Dua adalah Greuther Furth dan Fortuna Dusseldorf.  Furth duduk sebagai tim juru kunci, sementara Fortuna berada satu peringkat di atas Furth. Hoffenheim yang duduk di peringkat 16 harus menjalani relegation play-off lebih dulu.
Untuk urusan cetak-mencetak gol, penyerang Leverkusen, Stefan Kiesling berada di posisi pertama. Ia berhasil menyarangkan 25 gol meskipun timnya hanya finis di tempat ketiga. Kiesling mengalahkan  raihan penyerang Dortmund, Robert Lewandowski, yang mencetak 24 gol atau satu gol lebih sedikit dari Kiesling.

Review Bundesliga Musim 2012/2013

Posted by Zulfikar Alfayed
Senin, 20 Mei 2013

Efektifkah bila diberlakukan di Indonesia?
Pencinta sepakbola tahu bahwa kandang Borussia Dortmund, Westfalenstadion, akan menyambut kedatangan Real Madrid untuk kali kedua musim ini saat laga semi-final Liga Champions, Rabu (24/4), berlangsung. Namun, tak semua orang tahu jika stadion ini memiliki tempat yang tak ingin didatangi oleh suporter pencari masalah.
Ketika seorang pemain melakukan pelanggaran keras, wasit bisa memberinya kartu merah dan mengusirnya keluar dari atas lapangan. Tetapi, bila penonton melakukan kesalahan fatal di Westfalenstadion, raga mereka bisa menempati sel penjara yang ada di dalam stadion. Tempat ini terletak di ujung utara stadion, lebih kurang 15 meter dari tribun penonton.
Di sana terdapat sebuah kantor polisi kecil yang memiliki dua ruangan. Kurungan di sebelah kanan untuk pendukung tuan rumah, sementara sebelah kiri bagi suporter tim tamu. “Kami membuat dua (sel) untuk menghindari bentrokan antarpendukung tim yang berbeda,” ujar pemandu di stadion tersebut kepada Marca.
Penjara ini dirancang demi pendukung yang berbuat onar serta penonton yang hadir dalam keadaan mabuk karena dianggap sebagai ancaman oleh pihak keamanan. Satu selnya bisa menampung 130 orang. terdapat televisi dan benar-benar kedap suara agar mereka yang ditahan tidak dapat mengikuti jalannya laga di lapangan.
“Kami ingin menciptakan suasana sportif di stadion, di mana orang-orang hanya mendukung tim tanpa menciptakan masalah. Sel-sel ini berguna untuk mencegah gangguan tersebut dan mengurusi fans yang bermasalah,” tambah sang guide.

Source: http://www.supersoccer.co.id/sepakbola-internasional/inilah-rahasia-tersembunyi-westfalenstadion/

Rahasia Tersembunyi Westfalenstadion

Posted by Zulfikar Alfayed
Selasa, 23 April 2013

Segala jawaban atas kekaguman Anda terhadap performa Bayern di musim ini ada di sini.
Futball-Club Bayern München e. V. terkenal sebagai penguasa Bundesliga dengan raihan gelar yang tak tersaingi oleh klub Jerman manapun. Tak mengherankan jika mereka pada musim ini berhasil kembali keluar sebagai juara setelah dua musim sebelumnya Dortmund selalu berada di atas mereka. Namun tetap saja ada yang istimewa dengan Bayern di musim ini.
Memiliki selisih gol sebanyak +70, berada sejauh 20 poin dari pesaing terdekat, dan menjadi peraih status juara dengan waktu tercepat sepanjang sejarah tak datang begitu saja. Banyak hal mengiringi Bayern ke pencapaian luar biasa itu. Hanya menderita satu kekalahan dan tiga hasil imbang sepanjang musim sudah jelas merupakan alasan utama. Pertanyaannya adalah: bagaimana Bayern bisa melakukan hal tersebut? Kita mulai dengan poin pertama.
Agresif dalam menyerang
Bayern adalah tim Bundesliga musim ini yang paling sering melakukan tembakan per pertandingan. Sepanjang musim, Bayern telah melepaskan 506 tembakan yang 224 di antaranya berhasil menemui sasaran. Untuk dua kategori ini, Bayern adalah yang terbaik di Bundesliga. Jika dirata-rata, mereka melepaskan 17,4 tendangan dan 7,7 tendangan tepat sasaran setiap kali bertanding. Sebagai perbandingan, Fortuna Düsseldorf yang menjadi tim paling pemalu dalam kategori ini hanya berhasil melakukan 9,3 tendangan per pertandingannya (3,1 diantaranya tepat sasaran). Jika sudah terjabarkan seperti ini, tak perlulah lagi rasanya kita mempertanyakan dari mana datangnya.
Kuat dalam bertahan
Selain rajin membombardir gawang lawan, Bayern juga tak lupa menjaga pertahanan sendiri. Hal ini tergambar dari jumlah 13 gol yang bersarang ke gawang mereka sepanjang musim ini sementara klub-klub lain sudah lebih dari 30, 40, dan 50 kali memungut bola dari gawang mereka. Tercatat, klub yang paling sedikit kebobolan setelah Bayern adalah SC FReiburg dan Mainz 05 (34). Catatan pertahanan yang luar biasa ini dicapai dengan solidnya lini belakang Bayern. Jika dirata-rata, di setiap pertandingannya tim lawan hanya mampu 8,2 kali melepaskan ancaman terhadap Bayern dan patut dicatat, tak semuanya berhasil menemui sasaran.
Memiliki penguasaan bola yang baik
Bayern adalah tim yang paling banyak menguasai bola di Bundesliga musim ini. Persentase penguasaan bola pasukan Jupp Heynckes tak pernah berada di bawah 50%. Rata-rata, Bayern mampu melakukan 63,9%. Dortmund yang berada di posisi kedua setelah Bayern dalam hal ini bahkan tak mencapai angka 60%. Rataan penguasaan bola Die Borussen adalah 55,8%.
Selain kemampuan para pemainnya yang baik dalam melakukan operan, kunci catatan luar biasa ini ada di kecenderungan gaya operan Bayern. Bersama dengan Werder Bremen, Bayern mungkin harus berbagi status mengenai tim yang paling banyak melakukan umpan silang dengan 26 usaha di setiap pertandingannya. Mereka juga boleh saja berbagi tempat dengan Schalke 04 dan VfL Wolfsburg dalam catatan umpan terobosan per pertandingan (3). Bersama VfB Stuttgart (76), Bayern juga hanya berada di posisi kedua di belakang Hamburger SV dan Augsburg yang melepaskan 77 umpan panjang per pertandingannya. Namun jangan cari tandingan Bayern dalam hal umpan pendek.
Catatan 534 umpan pendek per pertandingan yang dilakukan oleh Bayern tak dapat didekati oleh tim manapun. Dortmund yang menjadi klub terdekat dalam hal ini saja hanya mampu mencatatkan angka 442. Sementara itu, tempat terakhir dalam kategori ini diduduki oleh FC Nürnberg dengan 288 umpan pendek per pertandingan.
Sedikit melakukan pelanggaran
Hal ini mungkin saja luput dari pengamatan banyak pihak namun Bayern menghindari banyak masalah dengan sedikit melakukan pelanggaran. Selain tak memberikan banyak kesempatan kepada lawan untuk berbalik menguasai bola dan mencetak gol dari bola mati, Bayern juga tak sering kehilangan pemain penting karena harus menjalani larangan bertanding. Dibandingkan dengan semua tim yang berlaga di Bundesliga musim ini, catatan disiplin Bayern adalah yang paling bersih. Sepanjang musim mereka hanya menerima 29 kartu kuning dan tak sekalipun menerima kartu merah. Dortmund lagi-laga berada dekat dengan Bayern untuk urusan ini dengan catatan 32 kartu kuning. Untuk kartu merah, ada Bayer Leverkusen dan FC Nürnberg dengan dua kartu merah.
Hannover 96 adalah tim yang paling sering menerima kartu kuning dengan 67 kartu. Werder Bremen, Vfb Stuttgart, dan Greuter Fürth masing-masing telah menerima enam kartu merah.
Pembelian pemain yang tepat
Dante dan Mario Mandzukic mungkin belum lama menjadi bagian dari Bayern. Tak salah juga meragukan kontribusi mereka bagi tim ketika keduanya baru didatangkan. Tapi haram hukumnya hal itu dilakukan pada saat ini. Mandzukic tak hanya berhasil menyingkirkan Mario Gomez ke bangku cadangan, tapi juga mampu membuktikan diri bahwa ia adalah orang yang tepat untuk menjadi ujung tombak Bayern. Catatan 15 gol yang berhasil dibukukannya di Bundesliga adalah bukti nyata.
Dante sendiri langsung menjadi bagian tak terpisahkan dari tim utama Bayern. Bersama dengan Manuel Neuer, ia adalah pemain yang paling sering tampil dengan catatan 27 kali dan tak sekalipun tampil sebagai pemain cadangan.
Kualitas pemain cadangan yang baik
Belum lagi hilang dari ingatan bagaimana Claudio Pizarro yang lebih sering duduk di bangku cadangan berhasil menjalankan tugas sebagai ujung tombak dengan sempurna kala memimpin pembantaian Bayern melakukan pembantaian atas Hamburger SV dengan empat gol yang ia cetak, Mario Gomez baru-baru membuktikan kualitasnya dengan mencetak tiga gol dengan enam sentuhan dan tiga tembakan ke gawang dalam waktu enam menit saja. Benar bahwa aksi tersebut ia lakukan di ajang DFB Pokal, namun kita tak dapat memungkiri bahwa melawan Wolfsburg yang berasal dari divisi yang sama, apa yang dilakukan oleh Gomez adalah sesuatu yang luar biasa. Satu nama lainnya yang menyita perhatian dari bangku cadangan adalah Xherdan Shaqiri.
Dengan segala kualitas yang mereka miliki, tak mengherankan jika Bayern dapat terus melaju dengan baik di Bundesliga sembari berusaha menjadi satu-satunya tim yang mampu meraih treble di Eropa pada musim ini.

Source: http://www.supersoccer.co.id/sepakbola-internasional/bagaimana-bayern-mendominasi-bundesliga/

Bagaimana Bayern Mendominasi Bundesliga

Posted by Zulfikar Alfayed
Jumat, 19 April 2013

Dengan tersisanya lima Spieltag, hanya lima tim teratas di tabel klasemen sementara saja yang sudah pasti lolos dari ancaman degradasi.
Liga teratas di kasta persepakbolaan Jerman, 1. Bundesliga atau yang biasa kita kenal engan nama Bundesliga saja memang sudah menemukan Bundesmeister-nya kala Bayern München memastikan gelar ke-23 mereka di kandang Eintracht Frankfurt. Namun ternyata liga ini masih jauh dari kata berakhir. Normalnya, sebuah liga akan kehilangan daya tariknya jika tim juara telah dipastikan. Di beberapa liga, fokus persaingan biasanya otomatis beralih ke perebutan kursi zona Eropa. Tak terkecuali Bundesliga. Tapi ada sesuatu yang berbeda di sini. Sesuatu yang gila.
Secara matematis, bahkan Eintracht Frankfurt yang kini sedang menduduki posisi keenam, slot terakhir untuk kualifikasi Europa League, masih belum aman dari ancaman degradasi. Jika poin mereka tak bertambah hingga akhir musim nanti, mereka terpaksa harus melakoni pertandingan dua leg dengan penghuni posisi ketiga di 2. Bundesliga. Sedikit banyak seperti itulah gambaran dari ketatnya persaingan di Bundesliga.
Otomatis, perolehan poin tim-tim Bundesliga kini hanya menyisakan FC Bayern München, Borussia Dortmund, Bayer 04 Leverkusen, FC Schalke 04, dan Sport-Club Freiburg saja sebagai tim yang sudah pasti tak akan turun kasta. Secara matematis, tiga belas klub lainnya masih memiliki kemungkinan untuk bermain di 2. Bundesliga di musim depan.
Sebagai perkenalan, beginilah aturan degradasi di Bundesliga: dua tim yang menduduki posisi ke-18 dan ke-17 akan otomatis terdegradasi ke 2. Bundesliga sementara satu tim yang menduduki posisi ke-16 akan melakukan pertandingan play-off dengan penghuni posisi ke-3 di 2. Bundesliga. Karena ketatnya persaingan dan tak terduganya hasil pertandingan Bundesliga, kita urutkan kemungkinan degradasi dari lima penghuni posisi terbawah berdasarkan komposisi terkini.
1. SpVgg Greuther Fürth (Peringkat 18, 15 poin)
Bertetangga dengan Bayern München, nasib Greuther Fürth jauh berbeda dengan juara terbaru Bundesliga itu. Sementara Die Bayern berhasil mendominasi, Greuther Fürth hanya mampu mendulang dua kemenangan dan sembilan hasil imbang saja dari 29 pertandingan yang telah mereka jalani.
Greuther Fürth sebenarnya sempat menebar ancaman kala mendulang kemenangan atas Mainz di Spieltag kedua setelah di laga pembuka takluk di tangan Bayern. Namun kekalahan dan hasil imbang menjadi akrab dengan mereka setelah kemenangan itu. Mereka baru kembali merasakan tiga poin kala mengalahkan SChalke dengan skor 2-1 di bulan Februari lalu. Kemenangan terakhir mereka sejauh ini.
Sisa pertandingan yang harus dijalani: Nürnberg vs Greuther Fürth, Greuther Fürth vs Hannover 96, Stuttgart vs Greuther Fürth, Greuther Fürth vs Freiburg, Augsburg vs Greuther Fürth.
2. 1899 Hoffenheim (Peringkat 17, 24 poin)
Melihat daftar pertandingan yang harus mereka jalani, Hoffenheim di atas kertas memiliki kemungkinan besar untuk turun kasta. Tiga dari lima tim yang harus mereka lawan sebelum musim ini berakhir adalah tim yang menyadang status tim besar Jerman. Pertandingan ketat mungkin akan tersaji kala mereka menghadapi Werder Bremen.
Walau bagaimanapun, fakta bahwa mereka berhasil mencatatkan dua dari enam kemenangan yang mereka raih musim ini memberikan gambaran bahwa performa mereka sedang menanjak. Ditambah keinginan untuk bertahan di Bundesliga, sinyal baik ini adalah kabar buruk bagi tim-tim yang berada tak terlalu jauh di atas Hoffenheim.
Sisa pertandingan yang harus dijalani: Leverkusen vs Hoffenheim, Hoffenheim vs Nürnberg, Bremen vs Hoffenheim, Hoffenheim vs Hamburg, Dortmund vs Hoffenheim.
3. FC Augsburg (Peringkat 16, 27 poin)
Empat kekalahan dan dua hasil imbang sebelum akhirnya meraih kemenangan pertama jelas bukanlah cara yang baik untuk memulai sebuah musim. Rangkaian hasil buruk yang diterima oleh Augsburg di pembukaan liga sedikit banyak membentuk fondasi tim yang tidak kokoh sehingga mereka kini masih harus berurusan dengan kemungkinan degradasi.
Jika apa yang sedang ditunjukkan oleh Hoffenheim tampak hebat di mata Anda, tunggu sampai Anda tahu potensi apa yang dimiliki oleh Augsburg di masa-masa akhir Bundesliga: empat kemenangan di tujuh pertandingan terakhir.
Sisa pertandingan yang harus dijalani: Mönchengladbach vs Augsburg, Augsburg vs Stuttgart, Freiburg vs Augsburg, Bayern vs Augsburg, Augsburg vs Greuther Fürth.
4. Fortuna Düsseldorf (Peringkat 15, 30 poin)
Dalam daftar ini, adalah Fortuna Düsseldorf yang pantas merasa khawatir. Sementara dua tim yang berada di bawahnya menunjukkan performa menanjak, mereka malah bermain semakin buruk saja.
Setelah menang dengan skor tipis 1-0 atas Greuther Fürth, Fortuna Düsseldorf secara berturut-turut takluk dengan skor 2-1 di tangan Schalke, bermain imbang dengan Mainz, kalah tipis dari Bayern, berbagi angka dengan Wolfsburg, dibantai oleh Leverkusen, dan dipermalukan tiga gol tanpa balas oleh Hoffenheim yang berkutat di zona degradasi sebelum akhirnya kembali berbagi angka dengan Bremen.
Jika performa ini tak mereka perbaiki, bukan tak mungkin mereka akan membebaskan satu dar dua tim yang berada di bawah mereka.
Sisa pertandingan yang harus dijalani: Hamburg vs Fortuna Düsseldorf, Fortuna Düsseldorf vs Dortmund, Frankfurt vs Fortuna Düsseldorf, Fortuna Düsseldorf vs Nürnberg, Hannover 96 vs Fortuna Düsseldorf.
5. SV Werder Bremen (Peringkat 14, 32 poin)
Inkonsistensi adalah musuh utama Bremen di musim ini. Sepanjang musim, tak pernah mereka mencatatkan lebih dari dua kemenangan secara berturut-turut. Kemenangan yang mereka raih selalu saja diikuti hasil tak maksimal. Tercatat, Bremen hanya dua kali meraih hasil imbang dan satu kali menang setelah menang di pekan sebelumnya. Sisanya berakhir dengan kekalahan.
Dua kali menang secara berturut-turut adalah rangkaian hasil terbaik Bremen di musim ini. Sayangnya, setelahnya mereka harus menelan tiga kekalahan secara beruntun. Buruknya hasil yang mereka raih di Bundesliga juga sempat membuat beberapa pemain frustrasi dan terlibat perkelahian di tempat latihan.
Sisa pertandingan yang harus dijalani: Bremen vs Wolfsburg, Leverkusen vs Bremen, Bremen vs Hoffenheim, Bremen vs Frankfurt, Nürnberg vs Bremen.
Secara berturut-turut, setelah lima klub di atas, inilah daftar tim yang mungkin saja terdegradasi, dimulai dari tim yang menduduki posisi paling rendah: VfL Wolfsburg, VfB Stuttgart, FC Nürnberg, Hannover 96, FSV Mainz, Hamburger SV, Borussia Mönchengladbach, Eintracht Frankfurt.

Source: http://www.supersoccer.co.id/sepakbola-internasional/menerawang-1-bundesliga-yang-gila/

Menerawang 1. Bundesliga yang Gila

Posted by Zulfikar Alfayed


Membutuhkan dua angka saja untuk menjadi juara Bundesliga, satu gol Bastian Schweinsteiger memastikan gelar juara ke-23 yang pernah diraih oleh Bayern Munich sepanjang sejarah mereka yang telah membentang selama 113 tahun lamanya.
Pasukan Jupp Heynckes pulang ke Munich dengan membawa kepastian juara Bundesliga musim ini yang mereka raih di Commerzbank-Arena. Sebuah awal yang baik untuk memfokuskan diri mereka dalam meraih gelar Champions League, dimulai dengan memastikan tersingkirnya Juventus pada 10 April nanti.
Bayern bisa saja unggul lebih cepat jika David Alaba yang menjadi pembuka kemenangan atas Juventus mampu mengulangi apa yang ia lakukan kepada Juventus di pertandingan ini. Namun sayang, usahanya dari jarak jauh ke gawang Gianluigi Buffon ternyata lebih baik daripada tendangan penaltinya melawan Oka Nikolov.
Bayern yang hanya mampu lima kali mengetes kemampuan Nikolov sepanjang 90 menit hanya mampu menaklukkan penjaga gawang pilihan kedua Armin Veh sebanyak satu kali saja. Satu gol dari Schweinsteiger di menit ke-52 yang pada akhirnya ternyata mampu membawa gelar pertama di musim ini ke lemari trofi Bayern.
Hasil ini membuat Bayern tak mungkin lagi terkejar raihan poinnya, terlebih lagi digeser posisinya. Sedangkan bagi Frankfurt, hasil ini mambawa mereka duduk di posisi keenam, kalah di bawah SC Freiburg yang memiliki raihan poin yang sama namun mencatatkan selisih gol yang lebih baik sebanyak satu bola saja.
Susunan pemain
Eintracht Frankfurt: Nikolov, Jung, Anderson, Zambrano, Oczipka, Russ (Stendera 71), Rode, Aigner, Lanig (Celozzi 30), Inui, Matmour (Lakic 76).
Bayern Munich: Neuer, Lahm, Dante, Boateng, Alaba, Martínez, Schweinsteiger, Robben (Ribéry 63), Müller (Gustavo 63), Shaqiri, Gomez (Pizarro 75)

Source: http://www.supersoccer.co.id/sepakbola-internasional/eintracht-frankfurt-0-1-bayern-munich/

Bayern Munich pastikan gelar juara mereka yang ke-23.

Posted by Zulfikar Alfayed
Minggu, 07 April 2013

Popular Post

About Me

- Copyright © 2013 The Gunners -Sao v2- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -